Splitung. Kembali

Syarat & Ketentuan

Aturan main pakai Splitung

Terakhir diperbarui: 31 Oktober 2026

Privasi

Yang penting kamu tahu dulu

Splitung tidak menyimpan foto struk dan data rekening/e-wallet kamu di server.

  • Foto struk cuma dipakai sebentar untuk dibaca (OCR) lewat penyedia AI pihak ketiga, lalu tidak disimpan di server kami.
  • Kalau layanan AI itu sedang tidak bisa dipakai, pembacaan struk dilakukan di HP kamu sendiri, dan fotonya tidak keluar dari perangkat.
  • Data patungan tetap ada di HP kamu (penyimpanan browser), termasuk salinan kecil foto untuk pratinjau dan detail rekening kalau opsi “Ingat detail pembayaran” aktif. Semua itu bisa dihapus kapan saja lewat tombol Mulai Baru.

1. Tentang Splitung

Splitung adalah alat bantu hitung patungan. Kamu foto struk (atau isi manual), Splitung membantu membaca item, membagi tagihan ke tiap orang, lalu menyiapkan rincian yang bisa kamu kirim ke WhatsApp.

Splitung bukan penyedia jasa pembayaran atau keuangan, bukan dompet digital, dan bukan pihak yang memproses, menahan, atau memfasilitasi transfer uang. Semua pembayaran terjadi langsung antara kamu dan teman-temanmu, di luar Splitung. Splitung gratis dan tidak butuh akun atau login.

2. Persetujuan kamu

Dengan mengakses dan menggunakan Splitung, kamu menyatakan sudah membaca, memahami, dan menyetujui Syarat & Ketentuan ini. Kalau kamu tidak setuju, mohon jangan menggunakan layanan ini.

Kamu juga menyatakan cakap hukum untuk menyetujui ketentuan ini. Kalau kamu belum dewasa menurut hukum Indonesia, pakailah Splitung dengan sepengetahuan dan pengawasan orang tua atau wali.

3. Cara Splitung memproses foto struk dan data rekening

Bagian ini menjelaskan apa yang benar-benar terjadi pada data kamu di dalam aplikasi.

  • Foto struk. Foto dikecilkan dulu di HP kamu, lalu dikirim ke server Splitung hanya untuk diteruskan ke penyedia AI pihak ketiga yang membaca teks struk. Server tidak menulis foto ke disk, tidak menyimpannya di database, dan tidak mencatat isinya di log. Foto hanya berada di memori selama proses pembacaan berjalan, lalu dilepas. Penyedia AI tersebut punya kebijakan penyimpanan datanya sendiri, di luar kendali Splitung.
  • Kalau AI tidak tersedia. Pembacaan struk dialihkan ke mesin OCR yang berjalan di browser kamu. Dalam mode ini foto tidak dikirim ke mana pun.
  • Salinan foto untuk pratinjau. Supaya kamu bisa lihat lagi struknya saat memeriksa tagihan, aplikasi menyimpan versi kecil foto di penyimpanan browser (localStorage) perangkat kamu. Ini bukan di server, dan hilang saat kamu menekan Mulai Baru atau membersihkan data situs.
  • Data rekening/e-wallet. Bank atau e-wallet, nomor rekening/ID, dan nama pemilik tidak pernah dikirim ke server. Semuanya hanya ada di penyimpanan browser kamu. Kalau opsi “Ingat detail pembayaran ini” dicentang (bawaannya aktif), detail itu disimpan terpisah agar tidak perlu diketik ulang; matikan centangnya untuk menghapus.
  • Hasil yang kamu bagikan. Rincian yang dikirim ke WhatsApp bisa memuat nama, nomor WhatsApp, dan detail rekening, karena memang itu tujuan fiturnya, supaya temanmu bisa transfer. Kamu yang menentukan ke siapa pesan itu dikirim.
  • Log server. Server hanya mencatat informasi teknis: metode permintaan, alamat endpoint, kode status, dan durasi. Tidak ada isi struk, nama, atau nomor rekening di dalamnya.

4. Data apa saja yang diproses, dan di mana

  • Foto struk: diproses sementara untuk OCR. Tidak disimpan di server; salinan kecil untuk pratinjau ada di penyimpanan browser kamu.
  • Hasil pembacaan struk: nama toko, tanggal, item, harga, pajak, biaya lain, dan total.
  • Data patungan: judul, tanggal, mata uang, daftar item, dan pembagian per orang.
  • Data anggota: nama dan nomor WhatsApp, kalau kamu mengisinya.
  • Detail pembayaran: bank/e-wallet, nomor rekening atau ID, dan nama pemilik, kalau kamu mengisinya.
  • Preferensi kecil: bahasa struk, status “ingat detail pembayaran”, dan status persetujuan S&K ini.

Seluruh data di atas tersimpan di penyimpanan browser (localStorage) perangkat kamu, bukan di server Splitung. Kamu bisa menghapusnya lewat Mulai Baru, lewat pengaturan browser (“hapus data situs”), atau dengan menghapus aplikasi dari layar utama.

5. Akurasi hasil

Pembacaan struk memakai OCR dan AI. Hasilnya bisa keliru: angka yang salah baca, jumlah barang yang meleset, nama item yang salah terjemahkan, atau mata uang yang salah tebak. Karena itu kamu wajib memeriksa dan mengoreksi hasilnya di langkah Tagihan sebelum membagi tagihan.

Perhitungan dan pembagian tagihan adalah tanggung jawab kamu. Splitung tidak memakai kurs otomatis dan tidak mengonversi nominal antar mata uang: mengganti mata uang hanya mengganti simbol dan format angka, dan Splitung menampilkan mata uang yang kamu pilih.

6. Tanggung jawab kamu

  • Mengisi data dengan benar, termasuk nama, nominal, dan detail rekening.
  • Hanya mengunggah struk atau konten yang kamu berhak unggah, dan tidak mengunggah konten yang melanggar hukum.
  • Tidak menyalahgunakan layanan, misalnya mengganggu server, mencoba mengakses data orang lain, atau memakai Splitung untuk penipuan.
  • Hati-hati saat membagikan hasil. Rincian yang kamu kirim lewat WhatsApp atau channel lain berisi detail rekening dan nomor anggota, jadi pastikan penerimanya memang berhak menerima.

7. Batasan tanggung jawab

Splitung disediakan “sebagaimana adanya” dan “sebagaimana tersedia”. Kami tidak menjamin layanan selalu bebas gangguan, bebas kesalahan, atau cocok untuk kebutuhan tertentu.

Sejauh diizinkan hukum yang berlaku, Splitung tidak bertanggung jawab atas selisih hitungan, salah transfer, uang yang tidak terkirim, sengketa antar pengguna, maupun kerugian lain yang timbul dari keputusan yang diambil berdasarkan hasil OCR atau rincian yang dibagikan. Data yang tersimpan di browser juga bisa hilang kalau kamu membersihkan data browser atau memori perangkat.

8. Perubahan layanan dan Syarat & Ketentuan

Splitung bisa berubah, bertambah, atau berhenti kapan saja. Syarat & Ketentuan ini juga bisa kami perbarui sewaktu-waktu. Versi yang berlaku selalu yang tampil di halaman ini, dengan tanggal “Terakhir diperbarui” di bagian atas.

Kalau kamu tetap memakai Splitung setelah ada perubahan, artinya kamu menyetujui versi terbaru. Untuk perubahan yang berpengaruh besar pada cara data diproses, kami akan menampilkan pemberitahuan di aplikasi.

9. Hukum yang berlaku

Syarat & Ketentuan ini tunduk pada hukum Republik Indonesia, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) beserta perubahannya dan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) No. 27 Tahun 2022. Kalau muncul perselisihan, kami mengutamakan penyelesaian secara musyawarah terlebih dahulu.

Splitung. Split bill? Splitung aja...
Foto struk & detail rekening tidak disimpan di server.
Kembali ke Splitung